Mengenal Lebih Dekat dengan Power Steering Mobil Beserta Cara Kerjanya

Power steering mobil merupakan komponen pada mobil yang berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan pengendara dalam melakukan manuver di tikungan. Selain untuk meningkatkan kenyamanan, komponen mobil yang satu ini juga cukup penting karena mampu menambah tingkat keamanan. 

Karena fungsinya yang sangat penting tersebut maka power steering harus selalu dalam kondisi prima. Perawatan dan perbaikan harus dilakukan secara berkala supaya Anda tetap aman dan selamat. Untuk informasi lebih lengkap mengenai apa itu power steering dan bagaimana cara kerjanya simak ulasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini. 

Apa Itu Power Steering Mobil? 

Power steering pada mobil, Sumber: auto2000.co.id
Power steering pada mobil, Sumber: auto2000.co.id

Power steering adalah bagian mobil yang letaknya ada di sistem kemudi. Power steering pada mobil berfungsi untuk mengoptimalkan tenaga yang diperlukan saat memutar roda kemudi. Sistem ini bekerja dengan bantuan energi dari mesin untuk mengurangi tekanan, sehingga gerakan roda terasa lebih ringan. 

Bagian-bagian power steering antara lain adalah reservoir tank, vane pump, low pressure steering hose, steering rack shaft, steering gear housing dan high pressure steering hose. Meskipun memiliki bagian yang cukup banyak sebenarnya power steering hanya bekerja dalam dua kondisi yaitu ketika mobil dalam posisi netral dan ketika setir membelok. 

Cara Kerja Power Steering Mobil

Cara kerja power steering, Sumber: qoala.app
Cara kerja power steering, Sumber: qoala.app

Sebenarnya ada beberapa jenis power steering yang digunakan dalam mobil. Namun yang paling umum adalah power steering hidrolik, power steering elektrik, dan hybrid power steering. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai masing-masing jenis power steering. 

1. Power Steering Hidrolik

Sebagai bengkel spesialis power steering Jogja, kami menjumpai bahwa power steering hidrolik merupakan yang paling banyak digunakan. Contoh kendaraan roda empat yang menggunakan power steering hidrolik antara lain adalah Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza. 

Power steering hidrolik bekerja secara manual saat kemudi diputar. Sedangkan ketika kemudi dalam posisi lurus maka control valve akan di posisi netral. Sehingga control valve bisa membatasi fluida dan mengalirkan fluida masuk kembali ke vane pump

Saat mobil akan berbelok, power steering hidrolik akan mulai bekerja. Control valve bergerak supaya menutup aliran fluida saat poros kemudi bergerak. Ketika poros kemudi bergerak maka saluran lain akan terbuka. Sehingga membuat aliran fluida menimbulkan tekanan. 

Tekanan tersebut akan membuat piston yang ada di power silinder bergerak. Pergerakan piston bisa mendorong kembali fluida menuju pompa lewat control valve

2. Power Steering Elektrik

Power steering jenis elektrik mendapatkan tenaga listrik dari baterai saat mesin dihidupkan. Electric control module yang terdapat dalam power steering elektrik akan meneruskan suplai energi ke clutch supaya motor setir dan main shaft dapat terhubung. 

Informasi mengenai kecepatan putaran setir ditangkap oleh torque sensor untuk diarahkan ke control module. Informasi yang didapat dari sensor kemudian akan digunakan untuk mengatur besaran arus listrik menuju motor. Agar bisa berputar sesuai dengan kecepatan dan arah yang diminta. 

Di samping itu, electric power steering juga telah dibekali dengan sensor yang mampu membaca kecepatan mobil. Jadi saat kendaraan yang digunakan mencapai kecepatan tertentu atau di atas 80 km per jam, sensor akan menginformasikan untuk menonaktifkan electric power steering. 

Electric power steering dalam kondisi nonaktif bisa membuat setir menjadi lebih berat sehingga laju kendaraan tetap stabil. Ketika terjadi kerusakan pada bagian electric power steering panel instrumen biasanya akan berkedip atau menyala. 

3. Power Steering Hybrid

Jenis power steering yang satu ini merupakan gabungan antara power steering hidrolik dan power steering elektrik. Cara kerjanya hampir sama seperti power steering hidrolik. Dimana steering rack yang terdapat dalam sistem hidrolik akan mengandalkan steering vane untuk menentukan arah assist. 

Meskipun demikian, tekanan hidrolik bukan berasal dari pompa mesin namun dari pompa elektrik. Sistem hybrid power steering tidak membebani mesin dengan power steering akan tetapi memanfaatkan sistem hidrolik.

Beberapa kendaraan roda empat yang menggunakan jenis power steering hybrid biasanya merupakan kendaraan berteknologi tinggi karena membutuhkan responsivitas kemudi yang baik. Sedangkan kelemahan dari teknologi hybrid pada power steering yaitu kompleksitas sistem yang jauh lebih besar. 

Komponen-komponen pada power steering hybrid yang jauh lebih banyak membuatnya berpotensi mengalami kerusakan yang lebih besar dan biaya perawatan yang lebih tinggi. Oleh karena itu untuk mencegah kerusakan yang lebih parah Anda perlu melakukan perawatan secara rutin. 

Apa Penyebab Power Steering Rusak?

Power steering mobil yang rusak, Sumber: garasi.id
Power steering mobil yang rusak, Sumber: garasi.id

Karena bagian ini adalah komponen yang cukup penting maka sebisa mungkin harus dijaga dengan baik dan jangan sampai rusak. Namun penggunaan mobil dalam jangka waktu lama tidak menutup kemungkinan bisa membuat bagian yang satu ini akan mengalami kerusakan meskipun penggunaannya sudah hati-hati. 

Selain karena penggunaan yang sudah terlalu lama, bagian power steering juga bisa rusak karena beberapa hal. Seperti kurangnya tekanan angin pada ban mobil, kurangnya cairan fluida, kebiasaan memutar kemudi sampai mentok, ban bocor, secara mendadak atau power steering belt kendor. 

Jika power steering mengalami kerusakan, Anda akan merasa kemudi terasa lebih berat sehingga berkendara menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, pastikan power steering dalam kondisi baik sebelum Anda berkendara. Terutama untuk jarak jauh supaya untuk menjaga keselamatan. 

Kendaraan pribadi yang digunakan sendiri untuk mobilitas sehari-hari mungkin mudah dideteksi apabila mengalami kerusakan pada bagian power steering atau komponen mobil lainnya. Namun jika Anda menggunakan mobil rental dari tempat sewa mobil Jogja pastikan periksa keadaan mobil secara menyeluruh termasuk bagian power steeringnya. 

Jangan sampai Anda mengalami hal-hal yang tidak diinginkan karena kondisi mobil yang tidak prima. Karena sejatinya teknologi power steering mobil diciptakan untuk menghadirkan pengalaman mengemudi yang lebih nyaman, aman, dan efisien.

Leave a Comment